Resmi Dilantik, Pengurus PSMTI Papua Barat Daya Siap Berkolaborasi Dorong Pariwisata dan Kegiatan Sosial
SORONG, Melanesiapost — Pengurus dan Dewan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Papua Barat Daya (PBD) masa bakti 2026–2030 resmi dibentuk. Dalam kepengurusan baru ini, PSMTI menegaskan komitmennya untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan jajaran aparat demi kemajuan serta keamanan di wilayah Papua Barat Daya, khususnya Kota Sorong.
Ketua Umum PSMTI Pusat, Wilianto Tanta, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh yang diberikan oleh pemerintah daerah dan pihak kepolisian. Kehadiran Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat Daya serta Kapolda setempat menjadi sinyal positif bagi sinergi organisasi ke depan.
"Demi kemajuan Papua Barat Daya, kami pasti akan terus berkolaborasi dan bekerja sama dengan pemerintah, aparat terkait, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Kehadiran Pj Gubernur dan Kapolda menunjukkan dukungan penuh bagi kami. Semoga ke depan PSMTI dapat memberikan kontribusi nyata untuk provinsi ini, khususnya dalam menjaga keamanan dan kemajuan bersama," ujar Wilianto Tanta, Sabtu (1/8/2026).
Sementara itu, Ketua PSMTI Provinsi Papua Barat Daya, Franciscus Adiwinata Thung, mengungkapkan bahwa langkah awal kepengurusannya adalah menyusun dan merealisasikan sejumlah program kerja prioritas, terutama di bidang sosial dan kemasyarakatan.
Beberapa agenda yang disiapkan untuk tahun pertama meliputi kegiatan bakti sosial (baksos) hingga aksi donor darah.
Selain kegiatan sosial, PSMTI Papua Barat Daya juga membidik potensi lokal, khususnya sektor pariwisata. Potensi ini akan digarap secara khusus melalui sayap organisasi wanita PSMTI, yaitu Persaudaraan Wanita Tionghoa Indonesia (Perwanti).
"Sambil berjalan, kami memetakan potensi daerah di Papua Barat Daya, terutama di bidang pariwisata. Melalui Perwanti, kami diberikan ruang untuk fokus pada pengembangan sektor pariwisata. Kami ingin menonjolkan kekayaan sumber daya alam yang ada di Papua Barat Daya agar dapat berkembang optimal," jelas Franciscus.
Dengan dilantiknya kepengurusan periode 2026–2030, PSMTI Papua Barat Daya berharap kehadiran mereka dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat dan memperkuat keharmonisan antarumat di Tanah Papua.(Red)