Sinergi Teori dan Aksi: Mahasiswa UNAMIN Gelar Seminar Demokrasi dan Literasi Digital di Ponpes Alam Inspirasi
SORONG, Melanesiapost — Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) sukses menggelar seminar edukasi bertajuk "Demokrasi dan Literasi Digital di Era Society 5.0". Kegiatan yang berlangsung di Pondok Pesantren Alam Inspirasi, Kota Sorong ini merupakan bentuk implementasi praktis dari mata kuliah Perencanaan Penyusunan Anggaran sekaligus pemenuhan Ujian Akhir Semester (UAS).
Dosen pengampu mata kuliah, Fauziah Saragih, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif para mahasiswa. Menurutnya, kegiatan ini memadukan teori akademik dengan pengabdian nyata.
"Kolaborasi antara teori tata kelola pemerintahan, perencanaan anggaran, dan pengabdian masyarakat di Pondok Pesantren Alam Inspirasi ini merupakan bukti nyata kontribusi akademis mahasiswa bagi kemajuan Kota Sorong," ujar Fauziah.
Seminar ini dibagi menjadi tiga sesi materi yang komprehensif, menghadirkan mahasiswa Ilmu Pemerintahan sebagai pembicara utama untuk mengedukasi para santri dan peserta yang hadir:
Sesi 1: Demokrasi dalam Genggaman
Abdul Hasan hadir sebagai pemateri pertama dengan mengulas tantangan di era Society 5.0. Dalam paparannya, Abdul menekankan bahwa era digitalisasi harus dimanfaatkan secara positif. Salah satunya adalah menggunakan perangkat gawai untuk memperkuat pengawasan demokratis secara instan dan partisipatif.
Sesi 2: Etika Digital dan Dampak Finansial
Pemateri kedua, Redita, membawakan tema "Transformasi Melalui Media Digital – Etika Bermedia Sosial". Redita mengingatkan peserta mengenai sisi gelap media sosial yang dapat merusak perencanaan anggaran pribadi akibat kurangnya kontrol diri. Ia menyoroti fenomena maraknya top-up game serta perilaku konsumtif berbelanja online di platform seperti Shopee dan TikTok.
Sesi 3: Langkah Aksi Generasi Muda
Sebagai penutup, sesi ketiga membakar semangat peserta dengan tema "Langkah Aksi Generasi Muda – Masa Depan di Tangan Anda". Sesi ini menantang mahasiswa dan para santri untuk mengambil peran strategis dalam kebijakan publik serta mulai melek finansial demi menghadapi tantangan global.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri Pondok Pesantren Alam Inspirasi tidak hanya cakap secara spiritual, namun juga cerdas secara digital dan finansial. Di sisi lain, bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong, seminar ini menjadi bukti bahwa iklim akademis kampus mampu menghasilkan output konkret yang berdakar langsung pada pemecahan masalah sosial di masyarakat.(Red)