Ibadah Pelepasan MR Kambu di Maybrat: Abisai Rollo Abadikan Nama Almarhum Jadi Jalan dan GOR di Jayapura

Ibadah Pelepasan MR Kambu di Maybrat: Abisai Rollo Abadikan Nama Almarhum Jadi Jalan dan GOR di Jayapura

Maybrat, Melanesiapost — Suasana haru menyelimuti Kampung Kambuskato, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, pada Selasa (28/7/2026). Ratusan pelayat berkumpul untuk menghadiri ibadah pelepasan jenazah Tokoh Pembangunan Papua sekaligus Mantan Wali Kota Jayapura dua periode (2000–2005 dan 2005–2010), Drs. Menase Robert Kambu, M.Si, atau yang akrab disapa MR Kambu.

Almarhum MR Kambu mengembuskan napas terakhir pada Jumat, 24 Juli 2026, dalam usia 78 tahun. Sosok almarhum dikenal luas atas jasa besar dan dedikasinya dalam memajukan Kota Jayapura serta dunia olahraga di Tanah Papua.

Sidang perkabungan dan ibadah pelepasan tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, tokoh masyarakat, hingga kerabat dekat. Di antara jajaran pejabat yang hadir memberi penghormatan terakhir tampak Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, Ketua Majelis Rakyat Papua Barat Daya (MRPBD) Alfons Kambu, WaliKota Jayapura Abisai Rollo beserta jajaran, Wakil Bupati Maybrat Ferdinando Solossa beserta jajaran, Bupati Kabupaten Sorong Johny Kamuru, serta Walikota Sorong.

Hadir pula tokoh senior Papua Prof. Dr. Balthazar Kambuaya, Rudy Maswi, para tokoh adat asal Maybrat, serta sanak keluarga dan kerabat almarhum.


Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menyampaikan belasungkawa mendalam sekaligus apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan rekam jejak almarhum sewaktu memimpin Kota Jayapura maupun partai politik.

"Bapak Almarhum MR Kambu adalah orang tua kita semua. Jasa-jasa beliau luar biasa untuk Kota Jayapura. Beliau juga pernah menjadi Ketua DPD Golkar Kota Jayapura, jabatan yang saat ini juga saya emban," ujar Abisai Rollo saat menyampaikan sambutannya.

Sebagai bentuk penghormatan dan mengenang karya monumental almarhum, Pemerintah Kota Jayapura berencana mengabadikan nama MR Kambu pada dua fasilitas publik strategis.

Pertama, jalan alternatif di belakang Kantor Wali Kota Jayapura hingga kawasan Entrop/Waena akan diusulkan berganti nama menjadi Jalan Drs. M.R. Kambu. Rencana tersebut akan diproses bersama DPRD Kota Jayapura sesuai aspirasi masyarakat dan suku lokal saat penyerahan jenazah di Jayapura.

Kedua, gedung olahraga kebanggaan warga Jayapura, GOR Waringin, yang juga dibangun di era kepemimpinannya, akan diusulkan berganti nama menjadi GOR Waringin Drs. M.R. Kambu.

"Sehingga, karya dan buah tangan beliau tetap abadi di Kota Jayapura. Sekalipun beliau dimakamkan di tanah kelahirannya, dedikasi dan namanya akan terus dikenang oleh masyarakat Jayapura," tegas Abisai.


Momen emosional juga terlihat saat jajaran klub sepak bola Persipura Jayapura mengambil alih prosesi pengurusan jenazah. Ketua Umum Persipura Benhur Tomi Mano bersama jajaran manajer, pengurus, hingga para pemain hadir langsung untuk menunaikan amanat almarhum.

Semasa hidupnya, MR Kambu memberikan mandat khusus agar seluruh rangkaian pengurusan jenazahnya—mulai dari rumah duka hingga penghantaran ke liang lahat—diatur langsung oleh para pemain Persipura Jayapura.

Manajemen dan para pemain tim Mutiara Hitam menjalankan mandat tersebut dengan penuh khidmat hingga seluruh rangkaian ibadah pelepasan dan pemakaman almarhum selesai dilaksanakan.(Red)