Papua Barat Daya Lepas 342 Kontingen Pesparawi Nasional XIV ke Papua Barat

Papua Barat Daya Lepas 342 Kontingen Pesparawi Nasional XIV ke Papua Barat

Sorong, Melanesiapost — Sebanyak 342 peserta kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Provinsi Papua Barat Daya resmi dilepas oleh Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, pada Selasa (16/6/2026) siang. Acara pelepasan tersebut digelar untuk memberangkatkan duta daerah dalam rangka mengikuti dan menyukseskan perhelatan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Provinsi Papua Barat, selaku tuan rumah, yang berlangsung dari tanggal 18 Juni hingga 28 Juni 2026.

Total kontingen Provinsi Papua Barat Daya yang dilepaskan dan diberangkatkan berjumlah 342 orang. Jumlah tersebut terdiri dari peserta dan penyanyi sebanyak 230 orang, dirigen 6 orang, pianis 5 orang, official 15 orang, peserta Musyawarah Nasional (Munas) 5 orang, peserta seminar 5 orang, tim pameran 5 orang, pengurus 50 orang, dan peninjau sebanyak 24 orang.


Kontingen Papua Barat Daya dijadwalkan bertolak menggunakan transportasi laut KM Tatamailau pada Rabu (17/6/2026) pukul 03.00 WIT, dan diperkirakan tiba di Manokwari sekitar pukul 21.00 WIT. Selama pelaksanaan Pesparawi Nasional berlangsung, seluruh rombongan akan menetap di Asrama Mansinam, Amban, Manokwari.

Dalam ajang tingkat nasional tersebut, Kontingen Papua Barat Daya akan berkompetisi penuh dengan mengikuti seluruh kategori yang diperlombakan. Terdapat 12 kategori lomba, yakni kategori solo anak usia 7-10 tahun, solo anak usia 11-15 tahun, solo remaja putra, solo remaja putri, vokal grup, dan musik pop gerejawi. Selain itu, ada pula kategori musik gerejawi Nusantara, paduan suara anak, paduan suara remaja, paduan suara wanita, paduan suara pria, hingga paduan suara campuran.

Selain mengikuti perlombaan tarik suara, kontingen juga akan berpartisipasi dalam agenda pameran nasional. Ruang ini dimanfaatkan oleh kontingen Provinsi Papua Barat Daya untuk memperkenalkan dan mempromosikan berbagai potensi wisata unggulan daerah.

Sebelum proses pelepasan, pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) telah melaksanakan pembinaan secara intensif selama kurang lebih tiga bulan. Pelatihan tersebut meliputi pematangan teknik vokal, koreografi panggung, kesiapan mental, hingga pemeriksaan kesehatan khusus, terutama bagi peserta usia dini dan remaja.

Dalam sambutannya, Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kontingen ini.

"Kehadiran saudara-saudari sebagai duta Pesparawi bukan hanya membawa nama baik gereja dan daerah, tetapi juga menjadi representasi semangat persaudaraan, kerukunan, dan kecintaan kepada seni budaya rohani di Tanah Papua," ujar Elisa Kambu.

Elisa Kambu menekankan bahwa Pesparawi bukan sekadar ajang perlombaan paduan suara gerejawi semata, melainkan wadah yang memiliki esensi keagamaan yang lebih mendalam.

"Pesparawi melainkan sarana untuk mempererat persekutuan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat nilai-nilai iman, kebersamaan, disiplin, dan persatuan. Melalui nyanyian pujian, kita menyampaikan pesan damai, kasih, dan harapan bagi sesama," katanya.

Ia juga menitipkan pesan penting kepada seluruh anggota kontingen agar menjaga kesehatan, kedisiplinan, serta memelihara sikap santun selama berada di daerah orang lain.

"Kepada seluruh anggota kontingen, saya berpesan agar mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh tanggung jawab, menjaga kesehatan, menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan menunjukkan sikap yang santun serta menghormati peserta dari daerah lain. Jadilah duta-duta Papua Barat Daya yang membanggakan, yang tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga membawa semangat persaudaraan dan persatuan bangsa," jelas Elisa.

Di akhir arahannya, Gubernur menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya memberikan dukungan penuh kepada seluruh peserta. Ia berharap kontingen ini dapat menyajikan penampilan terbaik mereka, mengharumkan nama provinsi baru tersebut, serta membawa pulang prestasi yang membanggakan.

Turut hadir dalam upacara pelepasan ini Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat Daya, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para perwakilan bupati dan walikota se-Provinsi Papua Barat Daya, anggota DPRD, Majelis Rakyat Papua (MRP), pengurus LPPD, serta seluruh peserta kontingen. (Red)