Usung Semangat 'Ain Ni Ain', Adipato L. Renuw Resmi Nahkodai Ikatan Keluarga Kei Aimas Kabupaten Sorong
AIMAS, Melanesiapost — Kepengurusan Ikatan Keluarga Kei (IKK) Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, resmi berganti. Adipato L. Renuw, SH, dilantik sebagai Ketua Terpilih untuk memimpin organisasi kemasyarakatan tersebut dalam periode 2026–2031, Sabtu (25/7/2026).
Prosesi pelantikan pengurus baru yang berlangsung khidmat di Gedung Aula Depag Kabupaten Sorong ini mengusung tema filosofis adat Evav, "Fangnanan It Ain, Ain Ni Ain It Fo'ol - Kasih Adalah Jalan Kita", serta sub-tema "Kasih adalah Nafas Kita, Satu Untuk Semua adalah Jalan Kita".
Struktur inti pengurus IKK Aimas Periode 2026–2031 yang resmi dilantik meliputi:
Ketua: Adipato L. Renuw, SH
Wakil Ketua: Vitalis Janjaan, S.KM.
Sekretaris: Lukas Maturbongs, S.Sos.
Dalam pidato sambutannya usai dilantik, Adipato L. Renuw menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas kepercayaan serta amanah yang diberikan oleh masyarakat dan warga Kei di Aimas. Ia menegaskan bahwa amanah kepemimpinan ini merupakan tanggung jawab kolektif yang harus dipikul bersama.
"Kepercayaan ini bukanlah sebuah kebanggaan pribadi semata, melainkan sebuah amanah berat namun mulia yang harus kita pikul bersama. Saya meyakini bahwa amanah ini tidak akan dapat saya jalankan sendiri tanpa dukungan, bimbingan, petunjuk, serta dorongan dari para sesepuh, senior, pengurus, serta seluruh warga Kei IKK," ujar Adipato.
Ia menekankan pentingnya memegang teguh identitas persaudaraan dan faham adat di mana pun masyarakat Kei bertempat tinggal.
"Ain ni Ain, kita semua adalah satu. Di mana pun kita berpijak, persaudaraan darah dan adat Evav tetap mengikat kita dalam satu ikatan kasih yang tak terputus," tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Adipato memaparkan arah dan komitmen strategis organisasi selama masa bakti lima tahun ke depan:
Mempererat Silaturahmi dan Solidaritas: Menjadikan IKK Aimas sebagai "rumah bersama" yang ramah, terbuka, dan mengayomi seluruh warga Kei tanpa membedakan latar belakang agama, suku asal, maupun status sosial.
Pelestarian Adat dan Budaya: Menjaga dan mewariskan nilai-nilai leluhur seperti falsafah Ain ni Ain, Hukum Adat Larvul Ngabal, serta semangat gotong royong Maren (Masohi) dan Yalim kepada generasi muda di tanah perantauan.
Sinergi dengan Pemerintah Daerah: Membangun kemitraan strategis dalam mendukung program pembangunan Pemerintah Kabupaten Sorong serta aktif menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama maupun antarsuku di tanah Malamoi.
Pemberdayaan Sosial dan Pemuda: Mendorong kepedulian sosial yang nyata bagi warga yang membutuhkan serta memfasilitasi potensi pemuda-pemudi Kei di bidang pendidikan, ekonomi, dan kemasyarakatan.
Menutup sambutannya, Adipato menegaskan bahwa dinamika proses pemilihan pengurus telah selesai. Ia mengajak seluruh elemen warga Kei untuk meleburkan perbedaan pandangan dan kembali bersatu dalam semangat kebersamaan.
"Hari ini tidak ada lagi perbedaan pandangan atau kubu. Hari ini kita kembali menyatu dalam semangat persatuan It ni Kalum, It ni Ain. Kita punya kebersamaan, kita adalah satu. Saya mengajak kita semua untuk bergandengan tangan, saling menopang, dan bekerja sama demi kemajuan warga Kei dan kemajuan Kabupaten Sorong. Malamoi Bersatu, Bangkit, Maju Bersama," pungkasnya.(Red)