Longboat Mati Mesin di Perairan Pulau Yelfius, Tim SAR Gabungan Sorong Dikerahkan Cari 3 Pemancing
SORONG, Melanesiapost — Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Sorong bergerak melakukan pencarian dan pertolongan terhadap tiga pemancing yang dilaporkan hanyut akibat kecelakaan kapal longboat di Perairan Pulau Yelfius, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (19/9/2026).
Insiden mati mesin tersebut dilaporkan terjadi sejak Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 11.53 WIT.
Tiga orang penumpang (Person on Board/POB) dalam perahu bermesin tempel 15 PK berwarna biru tersebut diketahui warga Kampung Masina, Kokas. Ketiga korban bernama Yusra R. Adilan (28), Ardiman Majid (28), dan Abdul Latief Fuad (23).
Informasi musibah kapal hanyut ini diterima oleh pihak Kantor SAR Sorong dari Koordinator Pos (Korpos) SAR Fakfak, Abdi D. Takamokan, pada Sabtu pagi.
Berdasarkan laporan kronologi awal, ketiga pemancing tersebut tengah pergi memancing sebelum perahu yang mereka tumpangi mengalami gangguan pada mesin hingga mati dan terbawa arus di sekitar perairan Pulau Yelfius. Para korban kemudian meminta bantuan evakuasi.
Pihak KPP Sorong mencatat titik perkiraan koordinat kejadian berada di 1°39'45.34"S - 131°26'32.89"E, atau berjarak lurus sekitar 48 nautical miles (NM) dengan jarak tempuh pelayaran sekitar 78 NM dari Pelabuhan Perikanan Sorong (heading 166°).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue KPP Sorong memberangkatkan personel ke lokasi kejadian (Last Known Position/LKP) untuk melakukan pencegatan (intercept) pada Sabtu (19/9/2026) pukul 06.00 WIT.
"Tim bergerak menggunakan Rescue Car Gultor dan RB 221 Sorong beserta perlengkapan pendukung lainnya. Diperkirakan tim tiba di lokasi (ETA) pada Sabtu pukul 11.30 WIT," tulis pihak KPP Sorong dalam keterangan resminya, Sabtu.
Operasi SAR ini melibatkan unsur gabungan dari Rescuer KPP Sorong, Polairud Polresta Sorong, Stasiun Radio Pantai (SROP) Sorong, serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sorong.
Sementara itu, kondisi cuaca di lokasi pencarian berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dilaporkan cerah berawan dengan jarak pandang sekitar 10 kilometer. Kecepatan angin berkisar antara 5 hingga 13 knots dari arah Tenggara ke Utara, serta tinggi gelombang laut diperkirakan 0,25 hingga 1,0 meter.(Red)