Upacara HUT ke-81 TNI di Maybrat Berlangsung Khidmat, Tekankan Profesionalisme dan Sinergi Bersama Rakyat
Upacara HUT ke-81 TNI di Maybrat Berlangsung Khidmat, Tekankan Profesionalisme dan Sinergi Bersama RakyatMaybrat, Papua Barat Daya — Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya, berlangsung khidmat dan tertib, Senin (5/10/2026).
Upacara tersebut melibatkan personel TNI, Polri, Brimob, serta pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan semangat kebersamaan dan sinergi antara TNI, aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Pasukan upacara terdiri atas satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) Kodim 1809/Maybrat, satu Satuan Setingkat Peleton (SST) Satgas Yonif 764/IB, satu SST Brimob Maybrat, satu SST Polres Maybrat, serta dua SSK pasukan gabungan pelajar SMA, SMP, dan SD.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Bupati Maybrat Ferdinandus Solossa, S.E., Kapolres Maybrat AKBP Jandry D. Sairlela, S.I.K., Dansatgas Yonif 764/IB Letkol Inf. Aditya Susanto, S.IP., Pjs. Kasdim 1809/Maybrat Mayor Inf. Anwar Kolly, serta Wadansatgas Pasmar 9/BH Mayor Mar Gita.
Turut hadir Danramil 04/1809 Kapten Inf. Benoni Howay, Danramil 02/1809 Kapten Inf. S. Tamaela, Danramil 03/1809 Lettu Inf. Pardi, Danki Brimob BKO Polda Papua Barat Ipda Abdul Haris, para kepala distrik dan kepala kampung se-Ayamaru Raya, serta para guru SD, SMP, dan SMA.
Rangkaian upacara dimulai sekitar pukul 08.45 WIT dengan persiapan pasukan. Selanjutnya, Danup memasuki lapangan upacara dan kemudian Inspektur Upacara (Irup) memasuki lapangan pada pukul 08.48 WIT.
Upacara dilanjutkan dengan penghormatan pasukan, laporan Danup kepada Irup, pemeriksaan pasukan, mengheningkan cipta, pengucapan Sapta Marga, hingga rangkaian tanda kebesaran dan pemasangan sangkur oleh pasukan.
Dalam amanatnya yang dibacakan Irup, Dandim 1809/Maybrat Letkol Inf. Arif Setyo Utomo menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh prajurit serta ASN TNI di seluruh Indonesia atas dedikasi, loyalitas, kerja keras, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Ia menegaskan bahwa pengabdian tersebut harus terus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, kesiapan, dan profesionalisme sesuai bidang tugas masing-masing. Hal tersebut penting agar seluruh sumber daya yang dipercayakan kepada TNI dapat digunakan secara optimal dan dipertanggungjawabkan dengan baik.
Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa lingkungan strategis terus mengalami perubahan. Ketidakpastian global, dinamika ruang informasi dan kognitif yang dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan institusi negara, ancaman terhadap keutuhan wilayah, serta tuntutan integritas dalam pengelolaan sumber daya negara menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.
Momentum HUT ke-81 TNI diharapkan menjadi tonggak untuk semakin memperteguh tekad menjaga persatuan dan memperkuat kepercayaan rakyat kepada TNI.
Kepercayaan rakyat, lanjut amanat tersebut, merupakan hasil dari pengabdian TNI selama ini sekaligus menjadi kehormatan dan amanah yang harus dijaga oleh seluruh prajurit.
Sejalan dengan itu, negara terus memperkuat TNI melalui peningkatan kesejahteraan prajurit dan ASN TNI serta modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan.
Semakin kuat dan modern kemampuan TNI, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipikul dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Karena itu, TNI dituntut terus membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa agar kekuatan TNI menjadi bagian dari kekuatan nasional dalam menjaga stabilitas, mengawal pembangunan, serta mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan makmur.
Para prajurit juga dituntut menguasai alat peralatan pertahanan dan keamanan serta teknologi yang menjadi tanggung jawabnya. Penggunaannya harus dilakukan secara optimal dan terintegrasi, disertai peningkatan kemampuan untuk menghasilkan daya tangkal dan daya tempur yang nyata.
Setiap penugasan dan pengalaman juga harus dijadikan bahan pembelajaran. Prajurit didorong untuk terus mengembangkan inovasi serta menyesuaikan doktrin, pendidikan, latihan, dan kemampuan dengan perkembangan ancaman yang dihadapi.
Seluruh penekanan tersebut diharapkan dapat dilaksanakan secara konsisten sehingga nilai PRIMA menjadi arah dalam pengembangan kemampuan TNI untuk berpikir, bersikap, dan bertindak, baik saat ini maupun di masa mendatang.
Upacara kemudian ditutup dengan doa agar Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, perlindungan, dan kelancaran kepada seluruh prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Peringatan HUT ke-81 TNI di Maybrat ditutup dengan semangat:
“Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia. TNI PRIMA! TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
(Y.S)